Ratusan Mahasiswa Demo Tolak PPN 12 Persen di Kawasan Patung Kuda

Kantorberita.co – Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat.

Aksi ini bertujuan untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan komitmen massa untuk tetap bertahan hingga malam hari dan berencana melanjutkan aksi hingga 1 Januari 2025.

Demonstrasi dihadiri sejumlah organisasi mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Pers Mahasiswa, Yakusa (Yakin Usaha Sampai), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya, serta Koalisi Nasional Perempuan Republik Indonesia (KNPRI).

Massa membawa spanduk bertuliskan “Tolak PPN 12%” dan “Menolak Kenaikan PPN” sebagai simbol perjuangan mereka. Mereka menilai kebijakan ini akan semakin membebani masyarakat, terutama di tengah upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Dalam orasi, peserta aksi menyoroti dampak buruk dari kenaikan PPN terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

Salah satu orator mengatakan, “PPN 12 persen ini sangat merugikan, khususnya bagi masyarakat dengan pendapatan yang belum stabil.”

Para demonstran juga menyatakan kesiapan mereka menghadapi potensi tindakan represif, termasuk penggunaan gas air mata. Salah seorang peserta menegaskan, “Kami akan tetap bertahan hingga 1 Januari 2025. Kami meminta pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan ini karena dampaknya sangat berat bagi rakyat kecil.”

Pihak kepolisian mengerahkan 611 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi lainnya untuk menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi, mulai dari bundaran Patung Kuda Monas hingga depan Istana Negara. Langkah pengamanan juga dilakukan untuk mencegah massa memasuki area Istana Negara.

Pada pukul 17.50 WIB, polisi mulai membubarkan massa. Selang 10 menit kemudian, pukul 18.00 WIB, peserta aksi secara tertib meninggalkan lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *