Kantorberita.co – Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan dilibatkan sebagai pemasok utama dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk membentuk 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.
Pembentukan koperasi tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih, yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 27 Maret 2025.
Sesuai isi Inpres, khususnya pada poin ketujuh angka 15, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat mandat untuk menjalankan program pemenuhan gizi masyarakat melalui kerja sama dengan Kopdes Merah Putih.
“Kalau mengacu pada Inpres, yang akan jadi pemasok MBG adalah Kopdes Merah Putih,” jelas Budi Arie.
Budi Arie menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempercepat proses administratif serta penyusunan petunjuk pelaksanaan dan teknis guna mempercepat realisasi koperasi desa ini.
Ia menyebut sekitar 32 ribu desa telah memiliki koperasi, sementara sisanya sekitar 52 ribu desa belum memilikinya. Kajian tengah dilakukan untuk melihat kemungkinan transformasi koperasi yang telah ada.
Pemerintah menargetkan seluruh proses administrasi dan kelembagaan akan selesai paling lambat akhir Juni 2025. Setelah itu, pembangunan fisik koperasi bisa segera dimulai.
Tiap koperasi desa diperkirakan membutuhkan modal sekitar Rp 5 miliar.
“Yang dimaksud pembentukan itu adalah kelembagaannya dulu. Belum pembangunan gedung atau fasilitas lainnya. Kita targetkan akhir Juni nanti, 80 ribu Kopdes Merah Putih bisa terbentuk di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Budi Arie.**
