Menteri Budi Arie Soroti 8 Tantangan Besar Koperasi, Soroti Peran Digitalisasi dan Keberlanjutan

Kantorberita.co – Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi, menyampaikan delapan tantangan utama yang tengah dihadapi koperasi di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @budiariesetiadi, dalam upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

“Sudah hampir 28 tahun koperasi kita dipinggirkan. Wajar kalau kesadaran masyarakat masih rendah,” tulis Budi Arie dalam unggahannya.

Ia menekankan bahwa rendahnya partisipasi dan minimnya pemahaman masyarakat menjadi persoalan mendasar yang harus segera diatasi.

Lebih lanjut, Budi menyoroti citra negatif koperasi akibat berbagai skandal di masa lalu, yang menyebabkan turunnya kepercayaan publik.

“Citra buruk dan persepsi yang salah soal koperasi harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Adopsi teknologi juga menjadi sorotan serius. Ia mengakui bahwa sebagian besar koperasi belum terhubung dengan sistem digital, sehingga dianggap tertinggal dibandingkan sektor ekonomi lainnya.

“Digitalisasi adalah keniscayaan. Tanpa itu, koperasi akan ditinggalkan,” kata Budi Arie.

Ia juga menggarisbawahi tantangan yang berasal dari ketimpangan skala ekonomi antar desa, dominasi elite dalam struktur koperasi, serta potensi penipuan atau fraud yang dapat merusak kepercayaan anggota.

“Elite capture bisa menghancurkan demokrasi ekonomi. Kita harus pastikan koperasi tetap jadi milik bersama, bukan segelintir orang,” tegasnya.

Isu keberlanjutan program koperasi menjadi poin terakhir yang disebutnya sangat penting.

Menurut Budi Arie, koperasi harus dirancang sebagai program jangka panjang, dengan pelaksanaan yang konsisten dan terukur.

“Program harus ada monitoring dan evaluasi supaya manfaatnya bisa terus dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Budi Arie mendorong strategi digitalisasi dan penguatan keberlanjutan agar koperasi bisa bangkit dan kembali menjadi penggerak utama ekonomi rakyat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *