Kantorberita.co.id – JAKARTA. Menyambut momentum Hari Anti Korupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember, Pelindo Solusi Digital menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan, pengendalian gratifikasi, serta budaya integritas dalam seluruh proses bisnis digital yang dikelola. Sebagai bagian dari penguatan etika korporasi, perusahaan memperkenalkan kampanye edukasi internal bertajuk “Dudung Beretika” yang menjadi program utama untuk mendorong perilaku berintegritas di lingkungan kerja.
Sepanjang 2025, Pelindo Solusi Digital secara konsisten memperkuat mekanisme kepatuhan, pengawasan internal, serta penerapan prinsip GCG di seluruh lini operasional perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap aktivitas usaha berlangsung secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun benturan kepentingan. Penguatan tata kelola juga menjadi bagian dari persiapan perusahaan memasuki roadmap transformasi tahun 2026.
Program “Dudung Beretika” dikembangkan sebagai metode komunikasi internal yang lebih mudah dipahami, relevan, dan dekat dengan keseharian karyawan. Melalui pendekatan naratif dan situasi sederhana yang menggambarkan dilema etika, kampanye ini membantu karyawan memahami penerapan nilai integritas secara praktis. Edukasi mencakup topik seperti penolakan gratifikasi, pelaporan pelanggaran, menjaga kerahasiaan informasi, hingga perilaku etis dalam ruang kerja digital.
Selain memperkuat edukasi integritas, Pelindo Solusi Digital juga meningkatkan tata kelola digital dengan memperbaiki kontrol akses, meningkatkan keamanan informasi, serta memperkuat standar kepatuhan yang selaras dengan kebijakan Pelindo Group. Peningkatan ini penting untuk memitigasi risiko fraud, penyalahgunaan sistem, serta menjaga keandalan layanan digital yang menjadi tulang punggung ekosistem logistik nasional.
Sekretaris Perusahaan Pelindo Solusi Digital, Dimas Giri Prabowo, menegaskan bahwa integritas adalah elemen fundamental dalam memastikan keberlanjutan layanan digital perusahaan. “Komitmen antikorupsi adalah prinsip dasar dalam menjalankan bisnis digital yang terpercaya. Melalui kampanye ‘Dudung Beretika’, kami ingin memastikan bahwa setiap insan Pelindo Solusi Digital memahami dan menerapkan nilai integritas dalam setiap proses kerja,” ujarnya.
Perusahaan juga memperkuat kanal pelaporan pelanggaran sebagai bentuk komitmen terhadap budaya transparansi dan akuntabilitas. Seluruh laporan ditindaklanjuti secara objektif dan independen untuk memastikan perlindungan bagi pelapor dan penanganan yang sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Dengan mengusung kampanye “Dudung Beretika”, Pelindo Solusi Digital menutup tahun 2025 dengan langkah yang tegas dalam memperkuat budaya integritas dan tata kelola digital. Program ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi agenda 2026, di mana perusahaan menargetkan peningkatan kualitas layanan, keandalan sistem, serta penguatan kepercayaan pengguna di seluruh ekosistem logistik Pelindo. BT
