Kantorberita.co.id — Jakarta, Dalam upaya menyongsong Jakarta sebagai kota global dan berbudaya Bamus Suku Betawi 1982 menggelar Festival Lomba Tari Kreasi Betawi di Tavia Ruma Batavi Hotel, Koja Jakarta Utara, Sabtu (11/7).
Kegiatan ini ditujukan untuk melahirkan bibit-bibit unggul penari profesional yang kelak disiapkan untuk mengisi ruang-ruang bisnis dan publik yang tersebar di Jakarta yang kelak menjadi kota global tetapi tetap menjaga tradisi dan budaya lokal menghiasi dan mewarnai kota.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara sebagai pelenggara acara tersebut M. Ichwan Ridwan alias Boim juga menambahkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di Daerah khusus Jakarta.
Dalam pelaksanaan lomba ini dinilai oleh juri profesional dari Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) diketuai oleh Atin Kisam penari yang sudah melanglang buana ke mancanegara dan dibantu 4 juri profesional lainnya yang bekerja secara profesional dan netral dalam menentukan pemenangnya.
”Juri yang kami hadirkan bukan juri kaleng-kaleng, mereka pelaku-pelaku seni tari yang sudah go internasional” tambah Boim.
Sebagai pemenang dalam tersebut adalah Sanggar Seni Putri sebagai Juara 1, Sanggar Pandu Kreasi sebagai Juara 2 dan Juara 3 di sandang oleh Sanggar Purnama Kreasi Nusantara. Disamping Piala para Jura mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 12.500.000 untuk Juara 1 diserahkan langsung oleh Sekjen Bamus Betawi 1982 Muhammad Ihsan, Juara 2 sebesar 10 juta diserahkan Nurwayah, S.Pd Anggota DPR RI dan 8 juta untuk Juara 3 diserahkan ketua DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara M.Ichwan Ridwan.
Ketua DPP Bamus Suku Betawi 1982 H. Zainuddin, MH, SE yang lebih dikenal dengan sebutan Bang Oding hadir dan membuka acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan berapa penting kegiatan ini dilaksanakan guna. merangsang sanggar-sanggar binaan Bamus Suku Betawi 1982 agar lebih giat dalam membina siswa didiknya dan melahirkan penari-penari dan seniman profesional disamping dalam upaya melestarikan budaya di kalangan anak muda juga kita siap mengisi dan menyongsong Jakarta yang kelak sebagai kota global dan berbudaya.
”Ketika kelak Jakarta sudah menjadi kota global, kita sudah siap dengan pelaku-pelaku seni budaya Betawi yang profesional yang akan mengisi ruang-ruang publik di Jakarta” ujar bang Oding.
Ditengah pelaksanaan lomba hadir pula anggota DPR RI dapil 3 DKI Jakarta Nurwayah, S.Pd yang turut merasakan aura semangat dan larut dalam kecerian para Gen Z yang mengikuti festival lomba tari kreasi betawi tersebut.
”Saya merasa gembira dan sangat mendukung kegiatan ini dan terus lakukan pembinaan seni budaya bagi generasi muda” tandasnya
